Masih terjaga aku. Memintal cerita-cerita hari ini.
Senang juga menghabiskan hampir delapan jam dengan dia.
Aku tertawa sendiri membayangkan pertaruhan tadi.
Aku yang menang dan dibelikan buku yang kuinginkan.
Oh, dan di toko buku tadi, aku mencatat alamat penerbit.
Kukatakan padanya ingin kukirim naskahku nanti.
Dia terkejut melihat keseriusanku, tapi sedetik kemudian, dia minta aku mengirimkan kepadanya dulu-kalau sudah rampung.
Aku mencibirnya, tahu betul aku, dia tidak suka membaca roman-roman remaja.
Tapi, sungguh, kuhargai dukungannya.
Dan malam ini aku menulis lagi.
Dengan hasrat yang lebih dalam, dan semangat yang dia pinjamkan.
Senang juga menghabiskan hampir delapan jam dengan dia.
Aku tertawa sendiri membayangkan pertaruhan tadi.
Aku yang menang dan dibelikan buku yang kuinginkan.
Oh, dan di toko buku tadi, aku mencatat alamat penerbit.
Kukatakan padanya ingin kukirim naskahku nanti.
Dia terkejut melihat keseriusanku, tapi sedetik kemudian, dia minta aku mengirimkan kepadanya dulu-kalau sudah rampung.
Aku mencibirnya, tahu betul aku, dia tidak suka membaca roman-roman remaja.
Tapi, sungguh, kuhargai dukungannya.
Dan malam ini aku menulis lagi.
Dengan hasrat yang lebih dalam, dan semangat yang dia pinjamkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar